Related Posts:Cerita Seru – NICK, GO HOME….Cerita Seru – NICK, GO HOME….(4)Hallo Dunia..aku datang!Right Said Fred – I`m Too SexyCerita Seru – KING OF RULES (9)
“Kami senang bermain denganmu, iyakan, Ya?” Ujarku bersemangat, Arya mengangguk mantap merespon ucapanku.
“Kami akan datang mengunjungimu untuk bermain bersama.” Ujar Arya.
Mata Valentine berbinar indah.
“Aku senang berada di istana batu ini. Ksatria Tiwi dan ksatria Arya akan senantiasa menjadi teman yang baik bagi Prince Val, yang mendiami sebuah istana batu yang indah dan megah ini.” Aku berdiri sambil memperagakan gerakan ksatria, diikuti oleh Arya.
Valentine terbahak menatap kami berdua. Dia melakukan gerakan menghormat ala seorang pangeran.
Siang itu Valentine mengajak kami makan bersama. Aku dan Arya terbiasa tidak makan siang di rumah kalau hari Sabtu dan Minggu. Ibuku dan ibu Arya tahu kalau tiap kali kami sedang berpetualang, maka kami tidak pulang untuk makan siang, biasanya makan buah-buahan yang kami ambil dari hutan atau kebun sebagai makan siang kami.
Aku dan Arya mencoba semua makanan lezat yang terhidang di meja makan yang besar itu. Seluruh hidangan yang dimasak oleh Bik Tarmi itu belum pernah kami makan sebelumnya. Sangat mewah dan lezat. Selezat masakan ibuku. Valentine hanya makan sedikit, dia sibuk memperhatikan aku dan Arya sambil tersenyum geli.
Menjelang sore, aku dan Arya pamit pulang. Kami berjanji akan datang kembali tiap akhir pekan, karena Valentine hanya datang kemari tiap Jumat sampai Minggu.
“Jangan lupa Jumat siang kalian kemari ya!” Valentine seperti enggan melepas kepergianku dan Arya.
“Jangan khawatir, kami akan datang, Prince Val.” Aku melambai padanya.
“Daaaahhhh Prince Val.” Seru Arya.
Valentine membalas lambaian kami.
Begitulah awal perkenalanku dan Arya dengan Valentine. Setiap akhir minggu, kami selalu mengunjunginya. Kadang kami mengajaknya main di halaman vilanya yang luas. Valentine selalu terlihat bahagia tiap kali kami datang. Bahkan ketika aku mendorongnya terlalu keras dan membuatnya jatuh dari kursi roda, dia tidak marah, malahan aku yang merasa bersalah sekali sampai membuat Valentine tertawa melihat wajahku yang panik dan cemas.
Setiap kali aku dan Arya datang, kami disambut hangat tidak saja oleh Valentine sendiri, tapi juga oleh Bik Tarmi, Pak Asep, dan bahkan Mama Valentine yang pernah datang ke vila itu untuk melihat siapa teman baru putra tunggalnya yang bisa membuatnya tertawa kembali.
Suatu ketika, aku berkunjung dengan mengenakan pakaian superhero Batman yang baru dibelikan Ayah. Sedangkan Arya memakai baju biasa dengan kain sarung yang diikatkan di leher menyerupai jubah Superman. Valentine tidak ikut bermain dengan kami, dia hanya menjadi wasit ketika aku dan Arya saling bertarung seolah kami dua super hero yang sedang adu kekuatan.
Esoknya, Valentine memberi aku dan Arya baju Superhero masing-masing satu, untukku sebuah kostum super girl, untuk Arya kostum super man. Kata Valentine itu hadiah mamanya untuk kami berdua. Aku dan Arya menolak hadiah itu dengan alasan orang tua kami tidak memperbolehkan kami menerima pemberian seperti itu. Tapi Mama Valentine malah mendatangi ibuku dan ibu Arya untuk menjelaskan mengenai pemberian itu.
Sungguh suatu kenangan yang indah pertemanan kami dengan Valentine. Hari-hari kami lalui bertiga dengan keceriaan. Kami bahkan tidak pernah berselisih dengan Valentine, sementara aku dan Arya tidak jarang saling berkelahi, meski hanya sebentar.
*cerita seru,cerita remaja by TYKA DINARSASI
If you found this page useful, consider linking to it.
Simply copy and paste the code below into your web site (Ctrl+C to copy)
It will look like this: ISTANA DI KAKI LANGIT (5)
c’est vraiment beau, je suis trés content de toi, ma soeur, je t’embrasse
hiks….hiks…jadi terharu dengan persahabatn kalian:op
@Kak Iya; kekekeke..akhirnya ngoment juga..hehehehsering-sering dong mampir and kasih commen lagi yah..
@Kursus pajak online; Hikz..terharu juga udah mampir ke sini..makacii;;
ceriya yang bagus nih bos
salam kenal dari karawang ya
kadang-kadang pertemanan dan persahabatan memang lebih membekas dan tidak mudah dilupakan di banding percintaan
@Deni; salam kenal juga mas..makaci dah mampir…
@sabtusore; betul sekali mas..sangat setujuu..
harus hati2 jaga diri jangan sampai ketipu lagi
produktif bener Pak. napa gak dicetak aja ? jd novel ato cerpen
keren banget ceritanya……..keep posting bro
kunjungan pertama bos ,salam kenal ya..