Related Posts:Cerita Seru – KISAHKU (7)Cerita Seru – KISAHKU (5)Cerita Seru – KISAHKU (4)Cerita Seru – KISAHKU (6)Cerita Seru – KISAHKU (2)
Kalau hari sedang hujan, kami hanya bermain di dalam vila. Pernah Valentine mengajak kami ke perpustakaan pribadinya. Valentine hanya punya beberapa komik, selebihnya buku-buku bacaan serius atau apalah yang tidak kumengerti di sana. Meski aku dan Arya agak bosan berada di perpustakaan pribadi Valentine, tapi kami bangga, karena tidak sembarang orang boleh memasuki ruangan itu selain yang dikehendaki Valentine. Dan kami adalah salah satunya. Semua kenangan indah itu sudah berlalu sejak 8 tahun lalu. Sudah delapan tahun kami tidak lagi bertemu dengannya. Vila itu sepi. Tidak pernah ditempati. Valentine tidak pernah datang lagi.
Pernah aku dan Arya mencoba menyusup masuk ke vila tersebut, tapi pagar, pintu & jendelanya digembok rapat. Bahkan jendelanya ditutup tirai sehingga kami tidak bisa melihat ke dalam.
Aku dan Arya benar-benar kehilangan Valentine. Arya bahkan merasa marah karena Valentine pergi begitu saja tanpa memberitahu kami.
“Mungkin dia sudah bosan bermain dengan kita, sehingga dia meninggalkan kita. Aku benci Valentine!” Ucap Arya suatu ketika sebagai ungkapan kekecewaan dan kesedihannya. Aku tidak tahu harus melakukan pembelaan apa untuk Valentine, karena aku sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi sehingga dia pergi begitu saja. Apa yang terjadi padanya? Ataukah kami telah membuatnya marah sehingga dia meninggalkan kami? Kemana Valentine kami? Hanya sekumpulan kebingungan yang berputar-putar tanpa jawaban.
Aku hanya bisa berdoa, suatu hari nanti bisa dipertemukan kembali dengan Valentine, dan kami masih bisa berteman seperti dulu lagi. Sudah seminggu ini perasaanku resah. Entah apa sebenarnya yang kurasakan. Mungkin karena aku memikirkan bahwa sebentar lagi aku akan menikah. Rusdi, pemuda dari desa sebelah berniat melamarku. Meski Rusdi sebenarnya bukan pilihanku, tapi orang tuaku sepertinya setuju kalau aku menikah dengan Rusdi karena dia sudah memiliki pekerjaan tetap meski hanya pegawai kecil di sebuah perusahaan di bidang jasa di Jakarta.
Aku sendiri sebenarnya belum ingin menikah, aku masih 18 tahun, masih muda. Meski aku tidak berpenampilan ala gadis metropolitan atau para selebriti muda, tapi aku lumayan mengikuti perkembangan dunia di luar sana, di luar desa kecilku ini. Aku tahu siapa Eminem atau Britney Spears, aku bahkan mengikuti perkembangan berita politik dalam negeri dan internasional, meski aku hanya lulus SMEA.
*Cerita Remaja,Cerita Seru,Cerpen,Fiksi by TYKA DINARSASI
If you found this page useful, consider linking to it.
Simply copy and paste the code below into your web site (Ctrl+C to copy)
It will look like this: ISTANA DI KAKI LANGIT (6)
wahhh.. cerita bersambungnya makin seru aja nih,, dibuat ebooknya dong biar bisa didonlot,
hehehe