Related Posts:ISTANA DI KAKI LANGIT (3)ISTANA DI KAKI LANGIT (4)ISTANA DI KAKI LANGIT (2)ISTANA DI KAKI LANGIT (6)Cerita Seru – Remaja ITU Bernama SAGA (13)
Aku masih harus masuk menempuh perjalanan sejauh hampir 1 km sebelum memasuki areal sekolah. Aku sempat melihat Bapak Satpam yang menjaga gerbang depan menatapku prihatin, karena aku tidak membawa mobil sendiri dan itu sama artinya aku harus jalan kaki ke dalam. Sungguh sekolah yang aneh! Berada di tempat yang terpencil. Tidak ada ojek atau pun angkutan umum yang bisa membawaku ke tujuan.
Aku terpaksa mencopot sepatuku supaya kakiku tidak lecet. karena aku harus jalan kaki menuju area sekolah. Sambil berjalan aku bisa melihat betapa mahalnya pembuatan sekolah ini. Areal yang sangat luas, entah berapa hektar, dibuat semacam taman asri dan hutan kecil lengkap dengan sungai kecil berair jernih yang mengalir deras.
Aku sudah bisa melihat bagunan megah berpagar tinggi di depan sana. Aku mengenakan lagi sepatuku. Tiba-tiba entah darimana datangnya, muncul 3 orang pemuda yang mungkin seusiaku. Mereka menatapku tajam. Mendadak aku merasa ngeri. Kenapa mereka bisa ada di lingkungan sekolah ini? Aku celingukan berharap ada yang lewat atau ada satpam sekolah yang berpatroli dan melihatku. Sayangnya tidak ada siapa pun selain aku dan ketiga pemuda itu. Aku berdoa dalam hati.
“Mau ke sekolah ya, mbak?” Tanya seorang yang bertubuh kurus.
Aku mengagguk.
“Ngajar di sekolah itu ya? Wah, tajir dong.” Seorang yang bertubuh paling besar diantara ketiganya mendekat. Aku spontan mundur. Ketiga pemuda itu nyengir.
“Ngapain takut? Emangnya kita makan orang?”
“Eh….Permisi ya, saya sudah terlambat.” Aku mau maju ketika seorang dari mereka mendekatiku sementara dua yang lain berdiri di depan dan belakangku seolah hendak mengurungku.
“Eh, Ibu, juga baru datang ya?” Tiba-tiba terdengar suara lantang dari arah lain. Aku dan ketiga pemuda itu menoleh ke arah datangnya suara.
Seorang remaja belasan tahun dengan celana panjang jeans gombor ala rapper, kemeja yang ditutup jacket bertudung dan sebuah ransel di pundaknya, sedang berlari kecil ke arahku.
“Kita bareng ya, Bu! Soalnya saya telat. Nanti ibu bilang ke satpam kalo ibu ketemu saya di jalan waktu ban mobil saya bocor, oke?”
*cerita seru,cerita online by TYKA DINARSASI
If you found this page useful, consider linking to it.
Simply copy and paste the code below into your web site (Ctrl+C to copy)
It will look like this: Cerita Seru – Remaja ITU Bernama SAGA (2)
ceritanya bagus kok hehehehhe
kunjungi blog ku y??
gusti alif prassojo recently posted..Hak dan Kewajiban Negara dan Warga Negara