Pengen punya situs tapi bingung bikinnya? Pengen punya situs INSTANT? Klik sini!
 

// you’re reading...

Random Post

Peringkat Situs di Mata Search Engine

Related Posts:Search Engine VS DirectoryMenjaring Traffic Gratis – ‘Killer’ RisetMenjaring Traffic Gratis – Article MarketingDiindex Google dalam 1×24 jamLinkbait, Linkbaiting dan Traffic

Sang Rubah

Cerita Online – Sang Rubah (11)

Beberapa menit kemudian George dan Sam sudah menikmati stout hitam di bar hotel.
“ Mereka melakukan aksi besar lagi tadi pagi di Derry.” Sam menghirup dari gelas besar di tangannya sambil sesekali memeriksa jam tangannya.
“ Siapa ?”
“ Entah. Belum ada yang mengklaim sebagai pelakunya, tapi banyak pihak yakin itu karya militan-militan IRA. Semuanya mengarah ke sana. Jenis bom, cara kerja, dan tidak ada saksi mata. Kamu tahu kan, mereka seperti Robin Hood bagi sebagian besar rakyat Irlandia Utara.”
George mengangguk.
“ Apa target mereka kali ini ?”
“ Beberapa pejabat Inggris. Empat dari tujuh orang penting itu tewas seketika. Bomnya diletakkan di bawah meja rapat. Entah kapan mereka melakukannya. Pemicunya sepertinya diletakkan kemudian di dalam kopor yang ditinggalkan di dekat pot tanaman di seberang ruang rapat itu. Yang keempat tidak ikut meledak tetapi nasibnya juga tidak lebih baik. Tiga peluru tepat dijantungnya. Benar-benar pembantaian total. Mungkin lima atau enam orang bertopeng yang beraksi terang-terangan di keramaian. Mereka membunuh semua patroli motor dan pengawal di dalam mobil. Belum lagi tamu-tamu hotel yang terluka. Wah, panas, George. Pemerintah pasti mengadakan pembersihan besar sampai berminggu-minggu ke depan. “
“ Nama-nama populer ya ?” George ingin tahu. Tidak begitu tertarik dengan kebrutalan yang diceritakan Sam. Aksi gerilyawan biasanya tidak jauh berbeda. Yang penting diketahui adalah target mereka. Kejadian tadi belum dimuat di koran pagi hari ini. Sedang ia belum berkesempatan membaca terbitan sore.
Sam melebarkan matanya.
“ Populer ? David Steel, William Rein Thompson…”
“ Auch ! ” George mengernyit. Ia mengenal nama-nama itu yang tergolong cukup disukai wartawan karena suka bicara. Ia bisa membayangkan gubernur dan pemerintah daerah akan mendapat hujatan dari London karena masalah itu.
“ Setelah pertemuan di Derry itu rencananya mereka akan ke Belfast untuk membawa hasilnya pada parlemen.”
“ Parlemen yang mana ?”


 Internet Marketing Indonesia

Discussion

No comments for “Cerita Online – Sang Rubah (11)”

If you found this page useful, consider linking to it.
Simply copy and paste the code below into your web site (Ctrl+C to copy)
It will look like this: Cerita Online – Sang Rubah (11)

Post a comment

CommentLuv badge

Comments links could be nofollow free.

Batik Keren Customer Service

Don't worry, no animals was harmed!

Cute Cats in Dress

News Letter

Terima Artikel-Artikel Menarik Otomatis dan Gratis.

E-mail:

Categories

Tags