Pengen belajar bikin website sendiri? Ada cara mudah dan SEDERHANA..Klik di sini!
 

// you’re reading...

Random Post

ANTV

Related Posts:TV ONERepublik Cinta TVSUMUT TVThe Final Countdown – EuropeSearch Engine Optimization tutorial

Sang Rubah

Cerita Online – Sang Rubah (17)

Beberapa menit lagi ia akan bebas melaju ke desa Sperrin dimana truk pengangkut lain sudah menunggu. Tinggal pemeriksaan surat-surat lalu ia mendapatkan tanda tiket pemeriksaan sehingga lebih mudah untuk melewati patroli yang lainnya.
Ada sebuah lampu sorot kecil di dekat mobil petugas untuk memeriksa surat-surat pengemudi yang lewat. Beberapa meter dari sana cahaya cukup kuat untuk menerangi mereka.
“ Hmm, petani ?” tanya seorang petugas yang menyambut mereka dengan tatapan menyelidik ke arah Jonathan.
“ Penjual sayur yang membawa sisa dagangan yang tidak laku,” tegas si petugas bersangkur. Jonathan mengangguk sopan. Saat itulah ia melihat noda merah berkilat di ujung sangkur si petugas. Napasnya langsung sesak. ‘Paket’nya kena !
Bagaimana kalau petugas itu menyadari ada bercak darah di ujung sangkurnya. Tanpa sadar Jonathan meraba dadanya yang terasa sakit dihantam deburan jantungnya. Dia berdoa semoga kegelapan malam dan keletihan menjadikan petugas itu tidak awas. Itu memang cuma sepercik noda darah, tapi buntutnya bisa panjang. Bagaimana kalau gara-gara darah di sangkur itu lantas mereka mengirim regu untuk operasi pembersihan. Bagaimana kalau petugas itu mengingat truk dan wajahnya…bagaimana kalau ‘paket’nya terluka serius…Tidak bisa berandai-andai. Harus berpikir. Pasti ada jalan untuk melenyapkan resiko itu. Jonathan berkata pada dirinya. Tidak lucu mengorbankan operasi besar cuma karena noda darah di sangkur si tolol itu.
Jonathan jadi nekat, dia mendekatkan dirinya lebih rapat pada si pembawa sangkur yang sibuk membaca surat-surat kelengkapannya.
“ Eh, ini surat ijin mengemudi, kalau yang ini surat jalan, yang ini surat jaminan sayuran saya bagus mutunya…eh, apa lagi, ya ? “ Jonathan menjelaskan dengan cerewet sambil menunjuk-nunjuk surat-surat miliknya di tangan petugas itu. Sementara itu, dengan lengan bajunya yang berwarna gelap, dia menggosok ujung sangkur yang menempel di tubuhnya.
“ Lihat ini, tanggalnya masih baru, tuan. Saya tidak suka terlambat mengurus apapun, “ dia masih berceloteh. Si petugas patroli kali ini merasa terganggu dengan kebawelan dan kedekatan mereka.
“ Saya bisa membaca. Jangan berdiri terlalu rapat, pak tua. “ sergahnya dengan mimik gerah.
Jonathan mundur dengan wajah dipasang sepolos mungkin. Untunglah petugas itu tidak meributkan apa-apa lagi. Memeriksa lagi surat-surat Jonathan sambil memperbaiki letak sangkurnya yang tadi agak melorot. Dibawah kilauan lampu sorot, bisa terlihat benda logam yang tajam berkilat itu kini tidak bernoda. Bercak merah segar itu sudah hilang.
“ Anda boleh jalan, “ Petugas itu menyerahkan lagi surat-surat jalannya. Lalu memberinya tanda telah diperiksa.
“ Terima kasih, tuan. Selamat malam. “ Dia berkata dengan kecemasan baru. Dia harus cepat-cepat pergi dari daerah ini. Kalau luka si Rubah cukup serius, dia harus segera mendapat pertolongan sebelum melanjutkan perjalanan ke Belfast.
Dengan lega Jonathan melangkah kembali ke truknya. Tetapi ketika dia baru membuka pintu truknya sebuah teguran menghentikan langkahnya.
“ Hei, pak tua. “
Jonathan berpaling. Menatap petugas bersangkur yang memanggilnya. Pikirannya sudah menduga yang tidak-tidak. Jangan-jangan…..
“ Kupikir aku mau sekotak sayuranmu. “

*cerita online,cerita seru

Related Blogs


 Internet Marketing Indonesia

Discussion

One comment for “Cerita Online – Sang Rubah (17)”

If you found this page useful, consider linking to it.
Simply copy and paste the code below into your web site (Ctrl+C to copy)
It will look like this: Cerita Online – Sang Rubah (17)

  1. hahahaha….ternyata pak pulisinya mau malak juga yaahhhh :D
    idana recently posted..Parfum gratis siapa yang nolak……

    Posted by idanaNo Gravatar | January 6, 2011, 9:10 pm

Post a comment

CommentLuv badge

Comments links could be nofollow free.

Batik Keren Customer Service

Don't worry, no animals was harmed!

Cute Cats & Dogs

News Letter

Terima Artikel-Artikel Menarik Otomatis dan Gratis.

E-mail:

Categories

Tags