Pusat Pembelajaran Internet Marketing Indonesia Terlengkap..Klik sini!
 

// you’re reading...

Random Post

ISTANA DI KAKI LANGIT (7)

Related Posts:ISTANA DI KAKI LANGIT (6)ISTANA DI KAKI LANGIT (9)ISTANA DI KAKI LANGIT (8)ISTANA DI KAKI LANGITISTANA DI KAKI LANGIT (4)

Sang Rubah

Cerita Online – Sang Rubah (23)

Pukul sepuluh tepat George Waters sudah berada di kantor Bob.
Robert Eckell, tingginya seratus delapanpuluh. Dengan berat sembilanpuluh kilo sebenarnya ia bisa tampil sebagai pria empatpuluh tiga tahun yang cukup menarik. Kalau saja wajah dan sikapnya tidak terlalu kaku. Ia duduk menyandar di kursinya yang besar dengan satu kaki tertumpu di atas yang lainnya. Gayanya memandang dengan sedikit melirik memberikan kesan angkuh dan bossy. Tapi George sudah terbiasa dengan gaya apa pun. Ia tidak merasa terganggu.
“ Pihak kepolisian sudah mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab atas peledakan di Derry itu.” Kata Bob. George mendengarkan.
“ Mereka positif itu IRA. Dan pelakunya bisa dipastikan adalah si legendaris Fox.”
“ Bagaimana mereka tahu ?”
Bob mengangkat bahunya.
“ Dari jenis bomnya. Cara beraksinya. Tiga peluru di jantung. Ditembakkan dari jarak kurang dari dua meter. Hampir pada tempat yang sama. Mereka percaya si Rubah itu selalu turun tangan sendiri. Ia merakit sendiri senjata penghancurnya, memilih targetnya, dan mengeksekusi. Kedengarannya seperti malaikat pencabut nyawa.” Bob mendengus. George tidak tahu apa maksud tawa Bob. Bisa jadi ia mentertawakan kebodohan pemerintah di Irlandia utara yang terteror oleh aksi satu orang gerilyawan. Bisa jadi ia meremehkan si rubah itu dan tidak percaya ia adalah satu orang seperti yang selama ini dipercayai. Bob tidak pernah percaya pada kekuatan tunggal. Dia pernah bilang si legendaris Fox mungkin nama dari kelompok operasi di dalam badan IRA.
“ Apa tuntutannya ?”
“ Apalagi. Ya bebasnya Irlandia, hengkangnya Inggris. Itu alasan yang sama untuk pemberontakan-pemberontakan sejak satu abad yang lalu kan ?” Lalu Bob melanjutkan dengan gerutuan seperti pada dirinya sendiri.” Apa yang membuat mereka berpikir itu akan berhasil ? Inggris tidak akan melepaskan tanah itu cuma karena aksi-aksi teror seperti itu. Apa mereka pikir dengan begitu bisa menarik perhatian dunia untuk menengahi ?  Atau mereka anggap ini menyenangkan ? Kelihatannya mereka cuma perlu satu kata yang tidak disukai dari seseorang untuk meledakkannya.“
George tidak menyahut. Ia tidak terpancing untuk mulai membicarakan masalah politik yang jadi hobi Bob. Bicara tanpa satu pun penyelesaian. Ia lebih tertarik pada sosok gerilyawan yang disebut Bob tadi. Si rubah.
“ Ada yang mengenali wajahnya ?”
Bob menaikkan sebelah alisnya dengan gaya yang diyakininya tampak anggun.
“ Si rubah ?” Bob menggeleng.” Mereka cuma berspekulasi tentang ciri-ciri kerjanya. Tidak ada yang benar-benar tahu seperti apa si legenda itu. Ia sangat tangguh dan masyarakat melindunginya. Hanya ada dua macam orang yang melihat wajahnya. Orang yang mati. Atau yang setia.”
George makin tertarik pada topik pembicaraannya, seputar si rubah tentu saja. Sepertinya menakjubkan sekali sosok prajurit gerakan bawah tanah yang satu itu.
“ Nama lain ? “
Alis Bob turun. Mungkin merasa aneh dengan pertanyaan George.
“ Aku tidak percaya si Rubah itu satu-satunya legenda disini. “ George menjelaskan lebih jauh setelah melihat ekspresi Bob.
“ Ada beberapa, tapi tidak sebesar si rubah itu. Semua memakai nama julukan juga. Bisa jadi juga itu cuma rekaan, semacam rekayasa untuk membuat seram lawan-lawan politik mereka, kan ? Atau mereka adalah orang-orang yang itu-itu juga. Tahu maksudku ? Rekaan. Kalau bergerak seperti ini mereka adalah si anu. Kalau seperti itu lain lagi namanya. Kesannya kan jaringan mereka kompleks sekali.“
George menertawakan kenaifan Bob yang sok tahu itu dalam hatinya. Rekaan, tidak ada nama rekaan bisa meninggalkan jejak dramatis dan mampu mengguncang orang-orang birokrat. Fox, pastilah bagian dari organisasi yang kuat dan punya sistem taktis mapan.
“ Kau akan memburunya ? “
“ Tergantung. “ George menjawab sambil menyandarkan dirinya. “ Kalau kita punya sumber dan pendukung, aku akan mencari tahu soal dia. Tapi yang penting saat ini kan meliput tiap perkembangan terbaru di parlemen sebagai reaksi dari tiap kejadian gerakan perlawanan bawah tanah. “
“ Ada banyak gerakan perlawanan disini, George, dan tidak semuanya akur satu sama lain walaupun punya tujuan sama. “

*cerita online,cerita seru

Related Blogs

 Internet Marketing Indonesia

Discussion

No comments for “Cerita Online – Sang Rubah (23)”

If you found this page useful, consider linking to it.
Simply copy and paste the code below into your web site (Ctrl+C to copy)
It will look like this: Cerita Online – Sang Rubah (23)

Post a comment

CommentLuv Enabled

*
To prove you're a person (not a spam script), type the answer to the math equation shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the equation.
Click to hear an audio file of the anti-spam equation

Comments links could be nofollow free.

Batik Keren Customer Service

Don't worry, no animals was harmed!

Cute Cats & Dogs

News Letter

Terima Artikel-Artikel Menarik Otomatis dan Gratis.

E-mail:

Categories

Tags