Related Posts:Cerita Seru – Sang Primadona (4)Cerita Seru – Sang Primadona (2)Cerita Seru – Sang Primadona (3)Cerita Seru – KING OF RULES (10)Cerita Seru – KING OF RULES (5)
Si kembar melenggang santai melintasi pinggiran lapangan basket yang dihuni oleh beberapa anak cowok yang sedang berebut bola basket. Salah seorang dari mereka menoleh ke arah si kembar dan spontan melotot.
“Awas Dan….”
Si kembar bahkan belum sempat menoleh ketika sebuah benda membentur sisi samping kepala Danika dengan lumayan keras.
“….nika!!”
“Aduuuuuuuhhhh!” Danika mengusap-usap kepalanya yang baru terhantam bola basket. Dia menghentakkan kakinya dengan kesal.
“Aduh, sori Danika, gue nggak sengaja.” Seorang cowok seusia si kembar mengambil bola sambil menunjukkan wajah menyesal.
“Ati-ati dong, kepala gue kan nggak ada serepnya. Kalo ada apa-apa gimana?”
“Sori deh, sori banget.”
“Iya, iya, permintaan sori diterima.” Danika masih mengusap-usap kepalanya yang terasa pedas.
Dante yang dari tadi hanya sebagai penonton tertawa cekikikan.
“Ngapain ketawa? Lucu ya ngeliat kepala gue disosor bola?”
Dante mengangguk, Danika langsung mendelik.
“Maksud gue, tampang lo tadi yang lucu banget. Lagian pagi-pagi udah kena insiden dua kali. Nggak berdoa lo ya tadi?!”
Dante masih juga cekikikan, malah makin keras mengingat insiden Danika di dalam metro mini dan kejadian barusan.
“Terusin! Terusin! Berbahagialah di atas penderitaanku! Kebahagianmu adalah kebahagiaanku juga kok….” Sindir Danika.
“Iya deh, sori, my dear twins.”
Dante mengacak rambut Danika. Sementara Danika membalas dengan sebuah jitakan di kepala kembarannya. Dante membalas, dan mereka berdua kini terlibat dalam adu jitak.
Dante baru masuk kelas ketika pandangannya langsung tertumbuk pada seorang cewek cantik nan keren, Lana, si primadona sekolah sekaligus teman sekelas Dante. Gadis itu sedang berbicara dengan Tyas, salah satu teman geng-nya. Spontan Dante menyiapkan senyum termanisnya ketika Lana juga melihatnya.
Bukannya mendapat senyum balasan, Lana dengan gaya sok cuek memalingkan wajahnya dari Dante dan kembali bercakap-cakap dengan Tyas seolah tidak melihat Dante yang tersenyum padanya. Dante langsung melongo.
Tapi Dante tidak patah semangat. Dengan Pe-Denya sambil berjalan menuju mejanya yang memang berjarak beberapa bangku di belakang tempat duduk mereka, Dante kembali melempar senyum manis dan sapaan ramah ketika melewati Lana.
“Pagi Lana, Tyas…”
“Pagi, Dan.” Balas Tyas kalem, sementara Lana hanya tersenyum sekilas dan menggerakkan kepalanya sedikit membalas sapaan Dante.
Dante duduk di bangkunya sambil tak lepas menatap Lana. Pikirannya langsung melayang-layang membayangkan Lana yang tiba-tiba berdiri dari kursinya dan berjalan menghampiri dirinya sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah mata indahnya.
“Dan, sebenernya gue udah lama suka sama elo. Cuma gue sengaja agak jaim gitu! Padahal sebenernya gue pengen banget jadi pacar lo. Lo mau kan jadi pacar gue?”
*cerita seru,cerita online by TYKA DINARSASI
Discussion
No comments for “Cerita Seru – VALENTINE SI KEMBAR (Cinta Bikin Gubrak!) – 2”
If you found this page useful, consider linking to it.
Simply copy and paste the code below into your web site (Ctrl+C to copy)
It will look like this: Cerita Seru – VALENTINE SI KEMBAR (Cinta Bikin Gubrak!) – 2
Post a comment