Related Posts:Cerita Online – Sang Rubah (4)Cerita Online – Sang Rubah (5)Cerita Online – Sang Rubah (2)Cerita Online – Sang Rubah (3)Cerita Online – Sang Rubah (9)

Satu lagi contoh yang lain;
Sebut saja anda misalkan adalah seseorang yang mudah sekali tersulut kemarahan. Seseorang dengan bawaan alami mudah tersinggung. Jika seseorang melakukan atau mengatakan sesuatu yang anda tidak suka, maka anda akan secara otomatis atau bahkan seringkali dengan sadar mulai mencari cara untuk menjadi marah. Hal ini sebetulnya adalah suatu kebiasaan yang kemudian berkembang tanpa anda sadari menjadi sebuah karakter. Ada hal-hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi atau bahkan pada tingkatan tertentu menghilangkan kebiasaan dan karakter jelek tersebut.
Jika, pada saat kapanpun dan di manapun anda mulai merasakan kemarahan anda tersulut, secepatnya alihkan fikiran anda pada suatu hal yang kira-kira akan menyita banyak ruang berfikir dan perhatian anda. Hal yang membutuhkan fikiran dan konsentrasi anda ini akan dapat secara bertingkat mengalahkan atau mengalihkan rasa dan energi marah anda kepada hal yang lebih kuat dan berguna. Lakukan hal ini berulang kali hingga anda sampai pada satu titik di mana mengalihkan fikiran marah pada fikiran lain telah dapat menjadi kebiasaan anda. Hal ini akan tentunya terasa sangat sulit pada awalnya, khususnya bagi mereka ‘species’ yang mudah marah. Tapi percayalah bahwa hal ini dapat dilakukan dan makin lama akan makin terasa sangat mudah.
Jadi, karakter adalah sebuah penjumlahan atau akumulasi total dari kebiasaan-kebiasaan kita. Karakter yang ideal dan terpuji biasanya ditandai dengan kesediaan pemilik karakter tersebut untuk melakukan kebiasaan yang seharusnya dilakukan untuk keselarasan hidup bersama, di mana seringkali kebiasaan tersebut membutuhkan pengorbanan pelakunya.
Contohnya, karakter baik anak muda yang akhirnya menjadi peminum di atas akan tetap terpelihara jika seandainya dia bersedia mengorbankan perasaan “tidak enak hati”nya kepada teman-teman yang mengajaknya ke bar.
If you found this page useful, consider linking to it.
Simply copy and paste the code below into your web site (Ctrl+C to copy)
It will look like this: Membangun Kebiasaan dan Karakter – 6
Intinya kan kesadaran diri akan karakter dan potensi. Kalo itu kita sadari kita punya kekurangan dan kita ingin mereduce atau bahkan merubahnya tentu mudah. Tapi seperti yang ditulis di paragraf terakhir, bahwa faktor ekternal yang kadang kita susah untuk menolaknya, kira2 solusinya gimana ya? thanks ya for share.