It’s been two days since I met the mysterious boy when he helped me from the gangster boys, I never saw him again. I don’t realize that I start to miss him. Weird, I don’t even know his name. But I really want to meet him. And the craziest thing is, even I hope to [...]
Aku mengangguk mengantar kepergian wanita itu. Melihat keadaan Saga saat ini memang membuat hati semakin sedih. Aku menyentuh tangan Saga dengan lembut. Aku menunduk di dekat wajahnya. “Saga, ini Bu Ranti. Kamu mendengarku? Aku akan selalu berdoa untukmu. Aku tidak ingin kamu pergi. Kamu harus berjuang untuk kembali, Saga. Kalau kamu sembuh, kita makan di [...]
I feel so weak this morning, perhaps because hard to sleep last night. I eat my breakfast tasteless. I remember that I should accompany Wanda to go to her auntie at Bogor. “You’re look pale today, Nin. Are you okay?” Mom noticed. “It’s hard to slept last night.” I remember what happened last night, I [...]
Sejak aku dan Saga pulang bersama, Saga jadi lebih berani menunjukkan kedekatannya denganku di sekolah. Tapi tentu saja di luar jam kelas. Saga jadi jarang bolos dan kabur dari kelas. Rupanya Ibu Mutia memperhatikan perkembangan kami. “Sepertinya kamu sudah dekat dengan Saga. Aku melihat perkembangan positif dari perilaku dan nilai sekolah Saga.” Suatu kali Ibu [...]
I wake up in gasping and sweating on my face. I’ve got a nightmare again!! I still feel horrified. This time I had been chasing by the mask killer, after two days ago I had been chasing by a ghost. The common things between those dreams are, I was the only person who had been [...]
“Bu Ranti tidak berkenan?” Tanyanya. Sopan sekali. “Maksudmu?” “Menjadi teman bicara saya.” Saga berbicara tanpa menatapku. “Tentu saja tidak begitu. Aku malah merasa senang kamu mempercayaiku.” Saga menoleh, tersenyum tipis. “Bintang Bu Ranti apa?” “Cancer. Kamu?” “Aries.” Oh, pantas! Setahuku mereka yang berbintang aries itu berhati keras, agak semaunya dan berjiwa petualang. Kebebasan adalah napasnya. [...]
Ibu Mutia mengangguk-angguk ambil membulatkan matanya mendengar penjelasanku. “Kamu sering berbicara dengannya?” “Hanya pembicaraan ringan. Itu pun hanya sebentar. Ada apa sebenarnya, Bu?” “Hm, begini, Senin depan adalah sesi terakhir konseling untuk Saga. Saya akan menjadwal ulang untuk sesi berikutnya. Tapi dia menolak.” Ibu Mutia diam sejenak. Aku menuggu kelanjutan ucapannya. “Bagaimana pun konseling ini [...]
“Ibu suka coklat kan?” Aku mengangguk. “Wah, terima kasih ya. Dalam rangka apa nih?” “Ehm, anggap saja sekarang kita teman. Ibu menawarkan diri menjadi teman bicaraku, aku menawarkan coklat sebagai persetujuanku. D’accord?” “D’accord, Saga. Merci” aku menerima coklat dari Saga dengan wajah senang. Bukan karena coklatnya, tapi karena Saga mau menganggapku sebagai teman bicaranya. Suatu [...]
“Hey, Bu Ranti.” Sebuah seruan setengah berbisik memanggil namaku. Aku celingukan mencari. Aku tidak menemukan asal suara. Dari atas pohon besar di halaman belakang, Saga melompat turun dengan gerakan ringan, membuatku kaget dan tersurut mundur. “Saga! Apa yang kamu lakukan di atas pohon? Kenapa kamu suka sekali memanjat seperti itu?” Aku mengomel kepada Saga yang [...]
Aku tak mengira kalau aku akan medapat tugas berat medampingi bu Janet, atau biasa dipanggil madmoiselle Janet untuk membantu mengajar bahasa Perancis di kelas 2. Tugasku hanya menjaga kelas ketika para siswa harus mengerjakan tugas dari madmoiselle Janet, karena beliau ada tamu. Aku melihat Saga yang duduk di kursi paling belakang menatapku dengan senyum misterius. [...]