Berbagai makanan atau minuman untuk si kecil kini beramai-ramai menggunakan dha sebagai salah satu komposisinya. Klaim dha dapat membantu kecerdasan otak anak menjadi pendorong ibu-ibu lebih memilih produk dengan dha di dalamnya meski memiliki harga yang lebih mahal. Apa sebenarnya peran dha dalam mencerdaskan otak anak dan apakah sebanding dengan hasil yang diberikan? berikut ini adalah ulasan mengenai fungsi DHA untuk perkembangan otak yang perlu Anda ketahui sebagai dasar pemilihan produk anak dan mendampingi tumbuh kembangnya.

Dha merupakan asam lemak esensial docosahexaenoic acid yang memang memiliki peranan dalam pertumbuhan jaringan otak. Dengan dha yang cukup dalam makanan atau minuman anak maka perkembangan otaknya lebih optimal dibandingkan yang lain. Tubuh anak yang memiliki cukup dha akan menghasilkan AA yaitu asam lemak omega 6 yang juga dibutuhkan otak untuk pertumbuhan selnya.

Terpenuhinya AA akan membuat sel otak anak lebih kritis dan memudahkan si kecil untuk berfikir dalam menyelesaikan masalah. Secara garis besarnya, itulah peran dha untuk kecerdasan otak anak yang perlu Anda ketahui jika ingin balita Anda tumbuh dengan kemampuan berfikir yang maksimal.

Untuk mendapatkan dha, sebenarnya tidak harus dari makanan atau minuman kemasan. Makanan dan minuman alami juga kaya akan dha jika Anda teliti dalam memilihnya. Makanan laut misalnya, mengandung dha yang kaya untuk kebutuhan gizi si kecil. Ikan tuna, makarel, salmon dan hidangan laut lainnya bisa menjadi sumber dha yang terbaik. Selain itu ada susu atau minyak ikan yang juga bisa menyempurnakan penyerapan dha ke dalam tubuh dan melengkapi kebutuhan mineral dan vitamin lainnya.

dha untuk kecerdasan anak

Meski begitu, untuk mendapatkan anak yang cerdas dan aktif berfikir, bukan hanya dha yang dibutuhkan namun juga semua zat gizi dalam jumlah yang tepat. Untuk mendapatkannya maka makanan anak perlu disediakan dengan beragam sehingga berbagai kebutuhan gizi bisa terpenuhi. Selain itu memberikan susu pendamping makanan yang kaya vitamin dan mineral juga bisa Anda lakukan diimbangi dengan pemberian stimulasi dalam bentuk permainan dan interaksi dengan orang lain. Semua itu bisa Anda ketahui dan baca kembali di kumpulan artikel kesehatan https://www.guesehat.com/ yang lengkap dan bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here